Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
Bagaimana kabarmu? Bagaimana semangatmu? Semoga dalam keadaan sehat dan masih terjaga dengan baik yah semangatnya. Malem ini tiba-tiba keingetan sama pesan dan kesan yang aku minta pada anak-anak siang tadi. Aku sudah menceritakan pada mereka bahwa kebersamaan aku dengan mereka mungkin ga akan lama lagi. I'll go with someone who will be my prince in my life, insyaallah. #Eaaa #GombalDikit
Semua pesan-pesannya sangat indah. Namun ada 5 yang sangat mengesankan bagiku, yang ketika membacanya hati serasa bergetar. (Bukan cenat-cenut yaaa, bisul yang cenat cenut mah). Dan.. inilah dia pesan-pesannya...
 |
| 1. Dari Olla 3B |
Yang pertama ini dari Olla, waktu baca ini aku jadi teringat sosoknya. Olla ini badannya tinggi, hampir sama tingginya dengan aku. Paling beda beberapa cm aja, tapi masih tinggi aku ya. Olla ini kalau pulang selalu sendiri, naik sepeda tipe BMX gitu. Dia berkesan bagiku, karena TPQ dan DTA nya dipegang olehku, jadi sering ketemu sama Olla ini. Dia baik, sopan, sayang ke teman-temannya yang lebih muda. Ah.. ibu pasti bakal kangen Olla. Terimakasih Olla, ibu akan slalu semangat. Insyaallah.
 |
| 2. Dari Hapsya 3B |
Namanya Nyi Dewi Hapsya. Hapsya sama seperti Olla, ia dipegang olehku di TPQ dan DTA nya. Tapi sekarang udah ga sama aku lagi deng TPQ nya, udah aku naikkan, dipindah ke kelas yang lebih senior pengajarnya yaitu ibu sundus. Mulanya risih banget karena Hapsya ini selalu nanya, "Bu, aku kapan dipindah ke bu sundus?" | "Nanti ya akhir januari.." | "Bu, kapan aku dipindahnya?" | "Minggu depan ya.."
Nanyaaaaa terus, sampe maafin ibu yaa Hapsya, pernah nyeletuk dalam hati "Ih ga betah amat apa ya diajar sama aku"
Sungguh.. maafin ibu ya nak.. maafin ibu, ternyata Hapsya bahagia sekali yaa setelah dipindah. Bukan maksud ibu menahan-nahan Hapsya supaya ga segera dipindahkan, tapi memang ibu rasa waktu itu belum saatnya Hapsya dipindah. Semoga cita-cita Hapsya yang sangat mulia itu (Jadi Guru Agama) terkabul yaa nak.. Aamiin
 |
| 3. Dari Aisya 3B |
Yang menyentuh dari pesan Aisya ini ialah di kalimat yang terakhir, "Selalu sehat yaaa Bu..."
Terimakasih yaa nak.. iyaa.. ibu akan jaga kesehatan slalu. Terimakasih Aisya..
 |
| 4. Dari Zahra 3B |
Tidak akan, Zahra... Ibu tidak akan lupa dengan perjumpaan kita. Ibu sangat senang dan bersyukur sudah dikasih kesempatan bersama-sama dengan keluarga Siti Fatimah. Ibu pasti akan kangen, kalian juga jangan lupa sama ibu yaaa..
 |
| 5. Dari Fabi 3B |
Dan pesan Fabi inilah yang paling-paling-paling bikin terenyuh.
Terimakasih Fabi, terimakasih suntikkan semangatnya, terimakasih remindernya tentang harus slalu berjuang.
Fabi betul, sangat betul bahwa hidup ini tidak boleh menyerah. Karena sesulit apapun hidup, Allah selalu ada bersama kita, ya kan Fabi?
Tetaplah jadi Fabi yang slalu berpemikiran seperti ini yaaa..
Berjuang.. berjuang.. berjuang..
Berdoa.. berdoa.. berdoa..
Hingga Allah subhanahu wata'ala yang akan merubahnya.
Itulah mereka. Ya, mereka adalah beberapa anak-anak kebanggaanku yang selama hampir 6 bulan ini mengisi hari-hariku. Dan selanjutnya adalah kamu. Iya, kamu. Hari-hariku mungkin akan terisi banyak bersamamu, insyaallah.
Dari seorang yang belum jadi ibu tapi sudah sering dipanggil ibu,
Devita Augina Hermawan