Minggu, 09 November 2014

Kini dan dua tahun lalu


Assalamu’alaykum, sahabat. 
Hari ini hari ahad. 
Yeay ahad ceria, cause it’s first liqa’ dengan grup baru.
 Semoga lebih kompak, hangat, harmonis, rajin, nyaman, dan ngangenin ya.. biar ga ada alasan untuk bisa bolos liqa’ J

Setelah tahsin dan liqa’ tadi, fisik jadi semakin semangat lagi. 
Semua terasa seperti sudah ter-recharge, recharge ilmu dan batin. 
Hmmmm alhamdulillah jadi ada ilmu tambahan lagi nih yang bisa aku sharing kan kepada Al izzati di hari kamis nanti.
Kalau di 9 November tahun ini aku merasa begitu bahagia dan semangat, lain ceritanya waktu dua tahun lalu..

Nangis sebombay-bombay nya, hehe lebay banget deh. Ya, tapi memang begitu faktanya. Aku nangis bombay dua tahun lalu. Nangis karena ga ikhlas melepas dia. Ah entahlah.. yang jelas sekarang
DEVITA AUGINA ERLISAFITRANI DINYATAKAN BERHASIL MOVE ON.



JJJJJ

Kamis, 30 Oktober 2014

Alhamdulillah berkah :)

Assalamu’alaykum, Sahabat.
How was your day?
Semoga selalu menyenangkan yaaaah!
Sedikit ingin sharing lagi nih disini..
Tagline ‘Alhamdulillah berkah’ yang diberikan teman-teman di kelas padaku membuat aku jadi belajar loh. Belajar apa? Belajar memandang bahwa segala apapun yang aku terima itu pastilah berkah dari Allah swt.
Pahit, manis, susah, senang, tertawa, menangis.. pokoknya itu semua juga merupakan berkah.
Kita ga akan pernah tau manis, sebelum kita kenal apa itu pahit.
Ga akan mendambakan kesenangan, kalau sebelumnya kita belum pernah ngerasain yang namanya susah.
Maka, semua itu adalah berkah. Berkah yang sepatutnya harus selalu kita syukuri.
Alhamdulillahi rabbil’aalamiin..
Hari ini Allah kasih berkah berupa kabar yang menyenangkan. Surat yang aku kirim ke Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar (BPPBAT) sudah dibalas dan balasannya sesuai dengan yang diharapkan. Semoga ini menandakan bahwa Allah ridho, Aamiin.
Aku diizinkan untuk PKL disana J


Tahap 1 untuk 12 tahap ke depan telah selesai.

“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kamu berharap.” (QS. 94 : 7-8).

Oke, sekarang aku harus fokus dulu di babak UTS dan UAS sebelum aku masuk di tahap kedua, yaitu UKOM.

Tetap doakan aku ya, karena siapa tahu keberkahan yang aku rasakan saat ini merupakan pengabulan doa-doamu untukku tanpa sepengetahuan diriku. 
Terima kasih, Sahabat.



Salam semangat penuh rasa syukur,

Devita Augina Hermawan 

Minggu, 19 Oktober 2014

Tahap pertama pun tiba.

Assalamu'alaykum sobat. Apa kabar?
Semoga selalu sehat dan semangat, bagaimana pun kondisinya.. :)
Aku hanya ingin mengabarkan, bahwa aku saat ini sudah mulai menginjak di tahap pertama menuju toga.
Aku sudah masuk di tahap pencarian dan pengajuan tempat PKL..
Kabar baiknya, Alhamdulillah.. Siang tadi surat pengajuan PKL nya sudah jadi dan siap untuk dikirimkan ke tempat yang akan dituju.
Sobat ingin taukah dimana tempat PKL yang menjadi tujuanku? Dari banyak pertimbangan selama 1 bulan kemarin, akhirnya aku memutuskan untuk PKL di Bogor. Tepatnya di Balai Riset Perikan Budidaya Air Tawar, Sempur Bogor.
Kenapa ga di tempat magang kemarin aja?
Ya, ku pikir juga memang sebaiknya disana, karena jelas bila aku PKL disana aku sudah tau tentang kegiatan-kegiatan apa saja yang dilakukan di BBP4BKP Slipi, Jakarta Pusat. Tapi... Ada hal-hal lain pula yang memaksa aku untuk mencoba mencari tempat PKL lain dan akhirnya diputuskan memilih mengajukan PKL di BRPBAT Sempur Bogor, diantaranya ialah aku ingin tetap berbagi ilmu dan semangat kepada adik-adik binaan baruku, adik-adik Al Izzati. Aku ingin menjaga semangat mereka, aku ingin berbagi ilmu kepada mereka, walau sedikit. Bukan hanya itu, masih ada hal lain pula yang sebetulnya menjadi alasan, tapi kayaknya ga perlu deh yaa aku share semua disini.. :)
Well, keputusan in sya Allah sudah bulat dan mantap. Rencananya, senin nanti suratnya mau aku ajukan ke Balai nya langsung. Doakan yaaa semoga proses nya dilancarkan serta dimudahkan oleh Allah..
Bismillaahirrahmaanirrahiim, aku siap menghadapi tahap pertama menuju toga ini ^^

Bogor, 17 Oktober 2014.
17.30 WIB
Devita Augina Hermawan

Jumat, 10 Oktober 2014

It's the first time

Hari ini hari pertama kalinya aku belajar membina. Membina generasi qur'ani (in sya Allah) yang nantinya akan membantuku meraih impianku untuk FR. Apakah itu????
Hehehe impian sederhana mungkin bagi kalian, tapi lain buat aku. Impian aku yang satu ini sudah cukup lama bersarang di benak, tapi belum juga terwujud karena ada amanah yang lebih berat yang harus aku emban. Impianku hanya ingin menciptakan sebuah lembaga pengajaran qur'an di organisasi yang aku gelutu, di FR.
Seperti di LDK saudara kami yaitu Al hurriyyah, mereka punya LPQ nya sendiri, semua sudah tersusun rapi, dari perekrutan pengurus LPQ nya, regenerasi pengajarnya, bahan-bahan ajarnya, hmm semuanya deh.
Nah aku pengeeeeen banget merintis itu di diploma. Doakan ya.
Hari ini aku mulai belajar membina, membina calon-calon pembina yang nantinya akan melahirkan binaan-binaan baru lagi.
And well, pasti akan terlahir lulusan-lulusan diploma yang cinta dengan Al qur'an nantinya. Aamiin

Rabu, 10 September 2014

TAHAPAN MENUJU TOGA

Assalamu'alaykum, sobat..
Hari ini.. | Hari selasa??
yaa.. hari selasa, selasa yang betul-betul luar biasa.
Saat kuliah lapang tadi pagi, dosen menjelaskan tahapan-tahapan yang akan aku tempuh bersama teman-teman semut merahku di semester 6.
"TAHAPAN MENUJU TOGA"
Bahkan sebelum masuk di zona TAHAPAN MENUJU TOGA itu pun aku harus berjuang dulu di 2 babak semester 5, yaitu UTS dan UAS. UTS dan UAS yang akan aku hadapi kali ini merupakan UTS dan UAS terakhir. Jadi, aku harus berjuang total. (#'-')9 *gaya menyanyi totalitas perjuangan*
Lemas. Gugup. Muter-muter otak. Mikir ke depan.
Sanggup ga ya melewati  TAHAPAN MENUJU TOGA tersebut?
Sanggup.. pasti sanggup.. kalo ga sangguuup, yaaa di shaaaanggguupiin ajaaaaaa haaaa

#%^^&%*^((*)***$*63%++63 

Sobat mau tau TAHAPAN MENUJU TOGA ku itu apa saja??
Cekidot..

1. Mencari tempat PKL masing-masing. Di point ini babak persaingan antar semut merah pasti terjadi, persaingan dulu-duluan nge-tag tempat PKL. Di tahap ini ga jarang juga terjadi kasus pengkhianatan seorang teman kepada temannya. Hiiiiiikkkkkssssss
Semoga di tahun ini kasus-kasus tidak meng-enakkan seperti itu tidak lagi terjadi. Aamiin.
Semoga Engkau mudahkan aku melewati tahapan ini ya Rabbi.. Semoga tempat PKL yang akan aku tuju itu cepat memberikan responnya ketika aku mengajukan permohonan ijin PKL disana.. Aamiin..

2. UKOM.. Ujian KOMplit.. eh, Ujian Kompetensi. Komplit, iya bisa dibilang memang komplit, komplit ujiannya. Ujian tertulisnya iya, ujian prakteknya iya, ujian hati juga iya. Di tahap ini yang aku dengar, bila belum lulus ujian tertulis, maka belum diijinkan untuk ikut ujian prakteknya dan belum bisa dilepas untuk pergi PKL. Huwaaaaaaaaaa sereeeeem!
Ya Baari'.. mudahkan aku dan teman-teman dalam mengerjakan soal-soal Ujian Kompetensi mendatang. Aamiin

3. Kuliah pembekalan. Kuliahnya singkat. Mungkin hanya dilakukan selama 2 minggu, tetapi waktu pelaksannanya betul-betul setelah UAS semester 5. Ya, artinya tidak ada ruang istirahat setelah UAS. Di titik ini, semangat harus lebih aku kerahkan.
Ya Quddus.. di tahap ini, jauhkan aku dari sifat malas. Aamiin

4. Ujian pembekalan. Pokoknya yang namanya proses kuliah atau proses belajar pasti deh ketemu sama yang namanya Ujian.
Ya Syaafi.. Sembuhkan segala penyakit yang mungkin menimpa pada diriku, di titik ini aku harus tetap sehat dan tidak boleh sakit..

5. Pelepasan PKL. Ketika di tahap ini, mungkin aku dan teman-teman bisa sedikit tersenyum lega.. kami dilepas untuk menimba ilmu di ranah lain, belajar langsung di lapangan. Nyata. Ya, kerja nyata.
Ya Hamid, Alhamdulillah.. atas semua karuniamu, mungkin nanti aku bisa berada di tahap ini.

6. PKL. Kerja nyata dimulai. Belajar menjadi analis yang profesional dan santun. Ritme rutinitas yang berbeda dengan ketika kuliah, bisa membuat kita terlena. Maka, jangan lengah ketika di tahapan ini. Disiplin, rajin, jangan menunda-nunda.. ingat itu ya..

7. Bimbingan. Harus intensif. Panjangkan tali silaturrahim dengan dosen pembimbing itu hal wajibul kudu'.. Jangan sedih ketika draft TA mu dicorat-coret olehnya, karena bila hal itu terjadi maka tandanya TA mu dibaca. Ya. Jangan sedih, Allah bersamaku kok.

8. Seminar. Harus banyak latihan bicara didepan.. dipelajari lebih lagi TA nya. Di titik ini kamu akan merasakan sensasi presentasi yang berbeda dari biasanya..

9. Sidang. 3 tahun waktumu menimba ilmu di Diploma, akan ditentukan nasibnya selama kurang lebih 1 jam pada tahap ini. Hanya 1 jam. Singkat bukan? Tapi pasti mendebarkan banget. Kuncinya haqqul yakin saja, yakin bahwa AKU PASTI BISA!!!

10.  Yudisium.  Di tahap ini aku ga perlu hadir, namun semua berkas-berkasku lah yang harus hadir. Tentunya berkas yang sudah mengalami revisian. Dari mulai laporan PKL, laporan Tugas Akhir, jurnal harian, form kehadiran, laporan periodik, dan berkas-berkas lainnya.

11. SKL.

12. WISUDA. The final TOGA's destination. Alhamdulillah.. aku membayangkan, ketika di tahap ini aku mengenakan baju wisuda dan toga. Lalu aku berfoto bersama kedua orangtuaku, ketiga adik-adikku, kakakku beserta istri dan putrinya. Indaaaaaah sekali. Disambut ucapan-ucapan selamat
 atas kelulusannya dan beberapa tangkai mawar putih. Ah... ingin cepat ada di tahap ini rasanya.

Itulah TAHAPAN MENUJU TOGA ku yang aku hitung mundur dimulai dari aku menulis catatan ini.
10 September 2014
Pukul 01.00 WIB












































Jumat, 22 Agustus 2014

Catatan kroya

Bahagia itu sederhana,
Ga perlu mesti punya uang banyak supaya bisa bahagia
Ga perlu mesti punya kendaraan mewah supaya bisa bahagia
Ga perlu mesti ada teman yang bisa nemenin kemanapun supaya bisa bahagia
Buatku, punya uang itu memang perlu tapi ga harus nunggu jadi banyak supaya kita bisa bahagia
Dan buatku, selama kaki masih mampu menjalankan fungsinya, ga mesti nunggu punya kendaraan mewah supaya bisa pergi kemana pun
Dan selama kita masih bisa melakukan hal yang bisa bikin kita bahagia itu seorang diri, untuk apa mengharapkan teman untuk menemani??
Bahagia itu sederhana, cukup dengan uang seperlunya lalu bisa pergi ke suatu tempat yg belum pernah kita datangi sebelumnya, kemudian kita bisa amati pola kehidupan, gaya bahasa di tempat tersebut, buatku itu udah bisa bikin bahagia.
So??  gimana langkah awal dapetin bahagia itu?
Belajar lebih mensyukuri apa yg udah kamu punya, itu point pentingnya.

Kroya, 06 Agustus 2014.
20.14 WIB

Selasa, 12 Agustus 2014

Kenapa harus serumit ini?

Kenapa harus serumit ini sih???

Kenapa kamu jadi bikin bingung sih?
Kamu diem, jadi aku yang berbicara.
Begitu ditanya, kamu jawab iya.
Diminta persetujuan, kamu juga bilang setuju.
Jadi aku pikir kita itu sama, aku sangka kita itu sehati.
Tapi pas tiba waktunya kita menyampaikan buah pemikiran yang (aku pikir) sama, kenapa kamu malah menyampaikan hal yang berbeda?
Kamu menyebutkan hal lain yg tak sama dengan perbincangan kita saat itu.
"Kapan?"
Saat itu, saat aku bertanya padamu lalu kamu jawab iya, dan saat aku minta persetujuanmu, lalu kamu bilang setuju.

Rabu, 30 Juli 2014

Aksi solidaritas untuk palestina bersama ODOJ

Assalamu'alaykum wr wb.

Aksi.. Di benakku, yang namanya aksi itu berdiri rame-rame, teriak-teriakan nuntut sesuatu yang gak tahu apakah nantinya tuntutan atau protes nya tersebut didenger apa engga. Udah gitu aksi selalu identik dengan hal anarkis, sering lihat berita di tv ada berita mahasiswa demo berimbas bentrok dengan aparat polisi. Mahasiswa kok malah berantem-berantem gitu? Bukannya kuliah yang bener, malah nyari ribut..

Sampai-sampai ibu juga mewanti-wanti aku supaya gak ikutan acara-acara aksi apapun di kampus. Sebagai anak yang baik, jelas aku manut sama perintah ibu. Pokoknya ogah deh kalo ada ajakan untukbikutan aksi. Hingga suatu hari, Dhea bercerita bahwa gak semua kegiatan aksi itu anarkis, bahkan kata dhea ikutan aksi itu seru. "Bisa ningkatin militansi kita juga loh dev.."

Nyessss.... Rasanya kalau udah dengar cerita pengalaman-pengalaman Dhea yang udah banyak berkutat di dunia kerohisan itu rasa penasaran ingin mencoba dalam diri aku jadi meningkat..

"Masa sih Dhe?"

"Iya Dev.. Makanya cobain ikutan aksi. Katanya mau nyobain terjun ke masyarakat? Hehe"

And finally, tanggal 13 Juli 2014 kemarin aku ikut aksi untuk yang pertama kalinya. Dan betul apa kata Dhea, gak semua aksi itu anarkis, karena aksi yang aku ikutin itu aksi solidaritas untuk Palestina. Dari namanya aja ada kata 'solidaritas' nya , jadi yaa betul-betul bersih dari segala bentuk anarkis ^_^

Jumat, 11 Juli 2014

Magang part 1

Assalamu'alaykum good peoples.. Lama ga sharing lagi ya..
Saat ini aku sedang disibukkan dengan rutinitas baru, yaitu magang di Balai besar penelitian dan pengembangan produk pengolahan dan bioteknologi kelautan dan perikanan. Lokasinya di daerah Slipi, Tanah abang, Jakarta Pusat. Aku mulai magang disini dari tanggal 1 Juli 2014 sampai 27 Agustus 2014. Lumayan lama juga kan? Di balai ini aku ditempatkan di Laboratorium instrumen hingga waktu libur lebaran. After that aku ngungsi ke Laboratorium kimia. Banyak pengalaman-pengalaman seru yang pengen aku ceritakan disini, yang pertama ialah waktu hari pertama. Sebelum hari pertama masuk magang, aku dikabarin sama Pak Haryanto (Kepala bagian Tata Organizer) untuk datang ke Balai jam 8 pagi sesuai waktu mulai jam kerja. Dan you know what? Aku malah nyampe disana jam 7 pagi. Hehehehe maklum hari pertama, semangatnya masih semangat 45 :D Aku berangkatvdari kostan tepat selesai shalat subuh, bahkan orang-orang yang shalat jamaah di mushola belum kelar shalatnya, aku udah berangkat. How lucky me, nyampe di KRL pun aku dapet tempat duduk dan ga desak-desakan pula. Enaknya dateng pagi, aku bisa mwngkholaskan odoj dulu, bisa dhuha dulu, bisa tidur-tiduran dulu di mushola, dan yang terpenting itu ga diliputi perasaan cemas ataupun was-was.
Setelah itu aku dipertemukan dengan Kepala Lab Instrumen, namanya Bapak Indra. Pak Indra orangnya baik, berperawakan tinggi besar, lalu beliau memakai kacamata. Olehnya aku langsung dikasih kerjaan, dan ga tanggung-tanggung beliau minta aku buat mengerjakan 15 sampel teripang punyanya Pak Nursyid. "Tolong masing-masing sampel ditimbang 1,5 gram dalam botol vial setelah itu ditambahkan water HPLC sebanyak 30 mL nanti disonikasi kemudian residu nya dikasih aseton 30 mL lalu dievaporator dan di freeze dry ya mba.." Kata Pak Indra. Untungnya selama kerja, aku dibimbing sama Kak Chandra. Dia yang ngajarin tahapan-tahapannya kalau aku bingung, dia yang nunjukkin dimana tempat nyimpen alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan di Lab, pokoke Kak Chandra itu ibarat asisten dosen praktikum deh ..
Next aku ceritain pengalaman-pengalaman selanjutnya ya...


Senin, 23 Juni 2014

Ukhuwah kita

Salah satu agenda penguatan di bagian kaderisasi FR (LDK ku) ialah mabit, malam bina iman  taqwa. Mabit di periode generasi ke8 FR ini sudah dilakukan sebanyak 4 kali dengan malam ini, dimana 3 kali mabit sebelumnya ialah mabit per departemen yang ada di FR. Dan departemen yang  telah menjalankan mabit yaitu PW (Pemberdayaan Wanita), HRD (Human Resource Development), dan Akpro (Akademi & Profesi).

Yang berbeda dari mabit kali ini adalah pesertanya dari semua akhwat-akhwat tiap departemen, bahkan tidak hanya dari FR tetapi dari teman-teman DPM juga.

Mabit kali ini special dalam rangka penguatan kembali ukhuwah dan ruhiyah para kader serta pencerdasan kepada kader agar tahu betapa pentingnya momen penyambutan mahasiswa baru bagi sebuah LDK. Momen penyambutan mahasiswa baru di LDK ku bernama Sapa Sahabat.

Aku sangat bahagia ketika berada dalam satu lingkaran penuh cinta dan keberkahan bersama  mereka. Ya, mereka. Para akhwat tangguh. Para calon bidadari syurga.

Mabit kali ini diisi dengan makan bersama ala pesantren, sesi diskusi, sesi tilawah bareng, shalat jamaah, dan baca al ma'tsurat bareng. Indah.. Betul-betul indah..

Apanya??

Ukhuwah kita, ukhuwah kita yang indah kawan..
Tetap rapatkan barisan, satukan tekad, dan melangkah bersama dengan saling menguatkan satu sama lain, agar ukhuwah ini tetap indah..

Indah dimata-Nya dan indah dimata manusia.


Yang selalu menyayangi kalian,




   "Devita Augina Hermawan"







Selasa, 10 Juni 2014

About Meri

Sekarang aku punya mainan baru, mainannya ada di Al Ghifari.
Mainan baruku adalah seekor kucing kecil yang lucu dan menggemaskan.
Ku beri nama dia "Meri".
Mau tahu ga kepanjangan dari Meri itu apa? Meri itu MEong al ghifaRI.
Meri itu kucing loreng-loreng. Lucu deh. Dan baru sama Meri aja aku berani gendong-gendong kucing, ngelus-ngelus kucing, dan bahkan Meri sempat bobo juga di pangkuanku.
Senneeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnggg.
Seneng bisa main-main bareng Meri, tingkahnya itu lucu abis.
Someday kalau aku udah lulus dari Diploma IPB, dan aku main ke al ghifari, ku harap Meri akan tetap menjadi Meri, MEong al ghifaRI.
Ku harap Meri akan tetap ada di Al ghifari, bersama Meri-meri lainnya ^_^

 Meri (MEong al ghifaRI)

Aku dan Meri

Rabu, 04 Juni 2014

Di FR aku belajar..

Di FR aku belajar..
Belajar mengenali nama dan wajah setiap orang,
Belajar memahami sifat dan karakter orang,
Belajar mencari tahu hal-hal yang disukai dan tidak disukai seseorang,
Belajar sabar ketika menghadapi situasi yang ga sesuai dengan harapan,
Belajar berkorban untuk meninggalkan sesuatu yang sangat-sangat aku sukai,
Belajar netral ketika sedang berselisih,
Belajar mengkoordinir,
Belajar menjadi seorang kakak yang care terhadap adiknya,
Belajar menjadi sahabat buat teman seperjuangan,
Belajar menjadi seorang partner kerja,
Belajar berbicara meski kadang tidak didengar (ga kedengeran mungkin ya),
Sedikit belajar menjadi pemimpin meski sebetulnya aku ga punya passion untuk hal tersebut,
Belajar percaya,
Belajar untuk ga gampang kecewa sama manusia,
Belajar memaafkan,
Belajar peka sama sekitar,
FR itu ladang belajarku.Terima kasih FR :)

Jumat, 30 Mei 2014

Hidup adalah belajar.

Hidup adalah belajar.
Ya kurasa itu benar. Dalam suatu proses pembelajaran ada istilah ujian. Ujian untuk mengetahui sejauh mana pencapaian kita dalam belajar. Maka kurasa hidup adalah suatu proses pencapaian juga memang benar. Dalam ujian pembelajaran, ada lulus dan gagal.  Kurasa dalam ujian kehidupan pun sama. Ada lulus dan gagal.Sering aku mendapati sebuah ujian kehidupan di suatu tahun, dan begitu selesai, di tahun berikutnya aku mendapati  ujian yang serupa, bahkan rasanya semakin berat. Batin lantas bertanya? "Gagal kah aku menghadapi ujian-Mu di tahun lalu?"Namun ada pula yang mengatakan bahwa ujian di kehidupan itu ibaratkan level-level dalam suatu game. Bila kamu berhasil di suatu level maka di level selanjutnya tantanganmu akan semakin berat. Jadi kurasa hidup juga adalah sebuah tantangan.Maka berbahagialah ketika kamu rasa tantanganmu semakin berat, karena itu artinya kamu hidup dan sedang dinaikkan levelnya oleh-NYA :)

Rabu, 30 April 2014

Catatan "Kejahiliyahan"

Entah kapan awal mulanya, tapi yang pasti..
Aku seneng kalo dia sms,
Aku seneng ditelpon dia,
Aku seneng kalo dia nyamperin aku waktu di kelas,
Aku seneng waktu dia benerin kerudungku sehabis dia maju ngerjain soal matematik tentang matriks.
Aku seneng waktu dia bilang kerudungku bagus,
Aku seneng kalo becandaan sama dia di kelas,
Aku seneng kalo dia natap aku, meski aku malu,
Aku seneng waktu dia pinjem buku catatan matematik aku, dan dia tepat waktu ngembaliinnya,
Aku seneng waktu aku sakit di lab computer dia duduk disamping aku, nenangin aku, care ke aku,
Aku seneng kalo dia bantuin aku pas lagi pelajaran tik,
Aku seneng kalo dia ambilin buku aku, sedangkan rini nggak. hehehe
Aku seneng waktu dia ngasih oleh-oleh dari bandung,
Aku seneng waktu dia anterin aku pulang sehabis latihan senam,
Aku seneng waktu tes senam yang pertama, posisi aku bareng dia,
Aku seneng pas dia bilang kalo dia akan slalu ada untukku,
Aku seneng kalo dia semangatin aku pas lagi down,
Aku seneng kalo digombalin dia,
Aku seneng pas digombalin, dia bilang aku ini penerang hatinya,
Aku seneng pas digombalin, dia bilang kalo semangat dia dapetin hatiku lebih besar dari derasnya hujan,
Aku seneng pas digombalin, dia bilang gak akan biarin aku jatuh meski aku terbang setinggi apapun,
Aku seneng pas digombalin, dia bilang kalo aku satu-satunya yang ada di pikirannya,
Aku seneng lihat tingkah konyolnya dia,
Aku seneng sama bahasa tubuhnya yang kaku,
Aku seneng waktu diajak konsul ke BK sama dia,
Aku seneng waktu dia gangguin aku pas lagi ngelukis kaca,
Aku seneng waktu foto berdua sama dia di bawah payung merah, hehehe
Aku seneng waktu dia fotokopiin aku jawaban penjas,
Aku seneng waktu lihat dia tes lompat tinggi, kelihatan ‘gagah’
Aku seneng waktu belajar bareng dia di kostan,
Aku seneng waktu berangkat renang bareng dia,
Aku seneng waktu dianter pulang ke kostan tiap pulang sekolah, padahal jaraknya deket.
Aku seneng waktu tanggal 31 Maret dia ngungkapin perasaannya,
Aku seneng kalo dia ngejailin aku dengan narik-narik kerudungku,
Aku seneng waktu jalan bareng dia sehabis pulang bimbel di GO malem-malem.
Aku seneng waktu dia ngejailin aku dengan ngumpetin hp ku pas hari-hari terakhir latihan senam.
Aku seneng waktu dia ngasih mawar putih 20 Mei 2012.
Banyak hal yang aku seneng dari dia.
Tau kah kamu siapa dia?
Dia itu Muhammad Fatih Hidayatullah

My first boyfriend, and I wish that he’s my last boyfriend J


Waktu buka folder tulisan yang ada di Laptop, ga sengaja nemu file yang berjudul "Aku seneng". Setelah dibuka dan dibaca ternyata tulisan ini cukup membuat aku ketawa geli. Geli membayangkan betapa jahiliyahnya aku saat itu. Tanpa terasa, udah 1,5 tahun aku berhijrah meninggalkan kejahiliyahanku dan meninggalkan dia dalam catatan ini. Doakan aku yaa supaya aku bisa terus istiqomah menjadi seperti saat ini dan bahkan bisa lebih baik lagi. Aamiin
Semoga pada waktu seseorang yang terbaik menurut versi-Nya nanti dipertemukan denganku, aku pun telah menjadi yang terbaik  untuk dirinya menurut versi-Nya. Aamiin